Sabtu, 22 November 2014

Contoh Naskah Berita



Ini adalah salah satu contoh naskah berita yang pernah saya buat untuk ujian praktik bahasa Indonesia di SMK

Tema : Tsunami Jepang
Selamat siang permirsa, breaking news kembali dengan berita dunia. Pada hari ini jumat, telah terjadi tsunami besar di daerah timur laut Jepang tepatnya di pulau Honsu. Pemirsa , gelombang tsunami mulai menerjang daerah ladang yang luas di negara Jepang dan kemudian mulai menuju ke daerah pemukinam penduduk jepang. Pada gambar terlihat warna air yang hitam dan keruh karena gelombang air tersebut menerjang, merusak, dan membawa puing-puing bangunan yang telah ia lewati. Pada sisi lain , kita bisa melihat asap dan api di tengah-tengah puing-puing bangunan yang terbawa oleh gelomang air. Dan belum kami ketahui secara pasti penyebab dari api tersebut.
Pemirsa, anda bisa bayangkan betapa besarnya atau derasnya gelombang air tersebut. Kita bisa lihat dari banyaknya puing-puing bahkan ada rumah yang hanyut terbawa oleh air. Gelombang tsunami masih terus menerjang ke daerah selanjutnya. Kembali melewati ladang yang luas di negara sakura Jepang.
Sebelum terjadi gelombang tsunami yang besar ini, telah terjadi gempa dahsyat berkekuatan 8.9 SR yang menghantam negara jepang. Terlihat dari para karyawan yang bekerja di karntor yang panik dengan getaran bumi yang mereka rasakan.
Selain membawa puing-puing bangunan , gelombang tsunami juga membawa kendaraan yang ada seperti mobil, kapal dan kendaraan lainnya. Arus atau gelombang air yang sangat deras juga menyebabkan salah satu jalan layang yang ada di Jepang ini bergoyang. Hal tersebut dapat kita lihat dengan tiang-tiang di pinggir jalan layang tersebut bergerak-gerak.
Pemirsa, kita masih dapat melihat adanya gelombang besar di laut Jepang. Dan ada asap hitam beserta api yang lebih besar dari sebelumnya terlihat di tempat yang berbeda. Kebakaran ini terjadi di sekitar tangki minyak yang dimiliki oleh negara Jepang ini.
Pemirsa, kita bisa lihat kembali derasnya gelombang air yang menerjang dan menghanyutkan rumah-rumah warga Jepang sehingga banyak rumah hancur dan puing-puing rumahnya pun terbawa aliran air.
Pemerintah jepang melalui perdana menterinya Naoto Kan menyampaikan bahwa pemerintah Jepang akan melakukan segalanya untuk mengatasi bencana ini. Dan mengenai pembangkit nuklir yang dimiliki Jepang diketahui telah terendam air namun jangan khawatir karena pembangkit nuklir tersebut masih baik atau tidak mengalami kebocoran. Selain itu, perdana menteri Jepang juga meminta warganya untuk tetap tenang dalam menghadapi bencana ini.
Pemirsa, gambar ini menunjukkan bahwa gelombang tsunami juga melanda daerah perindustrian di Jepang. Belum diketahui pula seberapa banyak kerugian yang ditanggung oleh negara Jepang dan kemungkinan kerugian yang dialami adalah mencapai triliunan rupiah. Karena banyak infrastruktur dan banguna, fasilitas umum yang rusak karena bencana gempa dan tsunami ini.
Selanjutnya gelombang air masih terus menerjang daerah lainnya. Dikhawatirkan akan terjadinya gelombang tsunami yang lebih besar lagi sehingga penduduk Jepang diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati serta cepat tanggap dalam menghadapi kemungkinan yang akan terjadi. Ini adalah gambar daerah yang telah dilewati oleh gelombang tsunami tersebut. Banyak terdapat puing-puing bangunan dan rumah yng kotor tercampur lumpur coklat karena tsunami yang telah melanda daerah ini.
Pemirsa, dapat kita lihat kembali detik-detik terjadinya tsunami yang menerjang pusat kota di Jepang. Terdapat mobil dan kapal yang terbawa oleh gelombang air yang sangat besar dan keadaan jalan layang yang goyang karena derasnya air. Ini adalah gambar peta Jepang dan nerapa-negara di sekitanya. Gelombang tsunami ini terjadi sangat besar dan cepat dengan ketinggian air mencapai 4 meter lebih. Pemerintah Jepang memberi peringatan kepada negara-negara yang ada di sekitar Jepang dan Laut Pasifik kecuali Kanada dan Amerika Serikat. Ada kemungkian terjadinya gelombang tsunami kiriman dari Jepang ke negara-negara tersebut.
Pemirsa, tsunami yang terjadi di daerah timur laut Jepang ini tepatnya di pulau Honsu dengan ketinggian gelombang air mencapai 4 meter lebih. Tsunami ini diawali dengan gempa dahsyat dengan kekuatan 8.9 SR . Gelombang tsunami dan gempa ini merupakan tsunami dan gempa yang besar dan terparah yang pernah dialami oleh negara Jepang selama 20 tahun terakhir.
Pemirsa, demikian breaking news tentang berita dunia siang ini, terima kasih atas perhatian pemirsa semua, saya Dewi Permata Ayu dan kru yang bekerja mohon undur diri dan sampai jumpa pada breaking news elanjuntnya.

Senin, 10 November 2014

esai "indonesiaku"

Kesiapan Kita Menjadi Sang Produsen

Kata “konsumtif” (sebagai kata sifat; lihat akhiran –if). Perilaku konsumtif merupakan kecenderungan manusia untuk melakukan konsumsi tiada batas menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( Agustina, 2002 ).

Pendapat lain dikemukakan oleh Suprana ( Agustina, 2002 ) yang mengatakan bahwa perilaku konsumtif adalah sebagai kecenderungan seseorang yang berperilaku secara berlebihan dalam membeli sesuatu atau membeli secara tidak terencana. Penyebab perilaku konsumtif adalah semakin membaiknya keadaan sosial ekonomi sebagai masyarakat, membanjirnya barang–barang produksi, efektifnya sarana periklanan termasuk di dalamnya media massa berkembangnya gaya hidup, mode, masih tebalnya sikap gengsi, status sosial.

James F. Engel (dalam Mangkunegara, 2002: 3) ”mengemukakan bahwa perilaku konsumtif dapat didefinisikan sebagai tindakan-tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang-barang jasa ekonomis termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut.

Perilaku konsumtif adalah keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal.  Konsumen memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok.

Budaya konsumtif menimbulkan kecanduan dalam belanja. Biasanya orang-orang tidak menyadari dirinya terjebak di antara keinginan dan kebutuhan. Ini bisa menyerang siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki.

Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat penduduk yang cukup banyak. Dengan demikian, Indonesia cocok sekali untuk dijadikan pasar bagi para negara-negara industri. Apalagi sebagian besar masyarakat Indonesia lebih suka membeli atau menggunakan barang dan jasa yang telah ditawarkan ketimbang dengan membuat produk itu sendiri. Selain itu, masyarakat lebih menyukai barang-barang impor dari pada barang domestik. Sehingga peminat produk-produk lokalpun menurun dan pendapatan negara untuk produk lokalpun tergolong rendah. Untuk itu, mampukah kita merubah kebiasaan kita untuk menjadi produsen dan konsumen bagi para pengusaha lokal Indonesia.

Merubah kebiasaan masyarakat Indonesia dari konsumtif menjadi produktif. Sebuah kebiasaan memang akan sulit untuk dirubah dan inilah tantangan bagi kita semua masyarakat dan para pemuda penerus bangsa. Kesiapan kita untuk merubah image masyarakat Indonesia dari pangsa pasar dunia menjadi sang produsen. Indonesia memiliki wilayah tropis dengan tanah yang subur dan luas. Selain itu, terdapat lautan yang luas dengan keanekaragaman ikan-ikan dan tumbuhan-tumbuhan lautnya. Semua dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya guna meningkatkan ekomomi Indonesia.

Untuk menjadi sang produsen, kita harus dapat mengendalikan tingkat konsumsi kita sendiri. Pola konsumtif cenderung menggunakan barang dan jasa secara berlebihan atau bahkan hanya menuruti keinginan semata bukan karena alasan kebutuhan. Untuk contoh yaitu satu orang remaja sekarang memiliki hp saja tidak cukup satu. Banyak di antara mereka yang memiliki hp lebih dari satu yaitu memiliki dua, tiga atau bahkan lebih dari tiga hp. Sikap tersebut menurut saya terlalu konsumtif dimana kepemilikan banyak hp tersebut bukanlah karena alasan kebutuhan melainkan alasan pergaulan yang menuntut mereka supaya mereka diterima di lingkungna tersebut. Sedangkan mereka belum memiliki penghasilan sehingga akan muncul istilah “besar pasak daripada tiang”. Untuk memiliki banyak hp, kita membutuhkan banyak kartu sim, banyak pulsa, banyak uang yang dikeluarkan dan semakin konsumtif pula kita terhadap penggunaan hp. Itu semua belum termasuk barang-barang lain. Lalu, bagaimana masyarakat Indonesia menjadi sang produsen nantinya.

Salah satu pendapatan nasional Indonesia berasal dari tingkat konsumsi masyarakatnya. Namun kegiatan konsumsi tersebut belumlah cukup karena masyarakta Indonesia cenderung lebih memilih barang-barang impor ketimbang barang-barang domestik. Disinilah para pengusaha lokal membutuhkan peran pemerintahan untuk memajukan tingkat produksi dan konsumsi barang-barang yang mereka buat. Semua itu untuk meningkatkan pendapatan nasional Indonesia dan tercapainya kondisi ekonomi yang lebih baik. Karena sebuah negara maju yang memiliki tingkat ekonomi yang baik, biasanya negara tersebut memiliki banyak pengusaha-pengusaha. Dan sebagian pendapatan nasionalnya berasal dari kegiatan perusahaan-perusahaan tersebut sehingga semakin banyak perusahaan yang ada di sebuah negara maka akan semakin banyak pula pendapatan nasional negara tersebut. Dan apabila Indonesia menginginkan negaranya maju, maka haruslah meningkatkan produktivitas dan jumlah pengusahan yang ada di Indonesia.

Peran pemerintah dalam meningkatkan produktivitas ini adalah dengan memudahkan pendaftaran calon pengusaha untuk mendirikan atau membuat suatu kegiatan usaha. Jangan menyulitkan sistem pendaftaran dan banyaknya jumlah uang registrasi. Sehingga dapat menarik minat para calon pengusaha untuk dapat membuat atau membangun usaha baru. Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan bantuan kepada para pengusaha kecil untuk dapat mengembangkan prduksinya. Bantuan tersebut dapat berupa uang tunai sebagai modal tambahan atau peralatan lain untuk memudahkan kegiatan produksi. Selain itu, pemerintah juga harus menerapkan standar kualitas tertentu sehingga produk-produk yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan dapat bersaing di pasar. Dengan demikian, banyaknya pengusaha, produk yang dihasilkan, konsumsi prosuk-produk domestik bertambah maka akan meningkatkan pula pendapatan nasional. Semakin banyaknya pendapatan nasional Indonesia akan menunjukkan keadaan atau kondisi ekonomi yang membaik.

Di sisi lain, kita semua selain pemerintah juga memiliki peran penting dalam peningkatan kegiatan produksi para pengusaha Indonesia. Kemampuan kita mendukung para pengusaha dan pemerintah. Peran menjadi konsumen produk-produk domestik dan menurunkan konsumsi impor serta menaikkan ekspor barang-barang buatan pengusaha Indonesia. Kegiatan ini kita mulai dengan mengendalikan bahkan mengurangi konsumsi atau penggunaan barang-barang impor dan lebih menggunakan barang-barang produksi Indonesia. Terkadang masyarakt kurangg berminat untuk menggunakan produk-produk Indonesia karena kualitasnya yang rendah. Namun, tidak sedikit produk-produk hasil pengusaha Indonesia memiliki kualitas dan tingkat keamanan yang lebih baik. Contohnya, banyak mainan untuk anak-anak yang diproduksi oleh negeri tirau bambu yang mengandung zat atau bahan berbahaya. Sedangkan mainan tradisional yang berasal dari Indonesia seperti coklak dari kayu. Coklak tersebut lebih menarik, aman dan tahan lama. Selain itu, dalam permainan coklat juga terdapat pembelajaran seperti menghitung bagi para anak sehingga  mereka bermain sambil belajar. Dengan contoh tersebut, produk Indonesia memiliki keunggulan tersendiri dalam bidang usaha atau industri. Jadi kelanjutannya adalah kemauan kita bangsa Indonesia menjadi sebuah negara pangsa pasar dunia atau sang produsen. Untuk mewujudkannya kita semua harus saling bekerja sama. Sehingga Indonesia dapat bersaing di dunia internasional dan nantinya kita akan menjadi bangsa yang akan diperhitungkan dalam persaingan pasar global.

Kesimpulan.
Bangsa Indonesia merupakan negara sebagai salah satu pangsa pasar besar di dunia sekarang ini. Peran tersebut terjadi karena masyarakat Indonesia yang memiliki kebiasaan konsumsi yang tinggi dalam menggunakan barang dan jasa. Kita semua lebih memilih produk impor daripada produk Indonesia. Untuk memajukan bangsa Indonesia maka kita harus merubah kebiasaan tersebut. Perubahan sebagai konsumen menjadi sang produsen. Yaitu dengan meningkatkan jumlah pengusaha yang ada di Indonesia dan memilih produk-produk domestik. Sebagai cara mendukung para pengusaha Indonesia untuk berkembang dan menjadi lebih baik.

Dalam hal ini, pemerintah juga memiliki peran penting dalam peningkatan jumlah pengusaha Indonesia. Peran tersebut adalah dengan memudahkan pendaftaran bagi calon pengusaha, memberikan bantuan dana dan peralatan serta meningkatkan kualitas produk-produk domestik. Kita semua pun harus mendukung para pengusaha Indonesia dan pemerintah. Yaitu dengan memilih produk domestik daripada produk luar negeri atau impor. Dengan banyaknya jumlah pengusaha di Indonesia akan menambah kegiatan produksi. Semakin banyak pula pendapatan nasional Indonesia dan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia. Pemerintah dapat mengurangi jumlah impor dan meningkatkan jumlah ekspor produk-produk domestik ke luar negeri. Sehingga kita bangsa Indonesia dapat menjadi sebuah bangsa dan negara yang dapat diperhitungkan dalam persaingan pasar global. Tidak hanya sebagai pasar tapi juga sebagai sang produsen penyedia produk-produk untuk luar negeri di tingkat internasional. 

Daftar pustaka :
1.      Tiara. 2012. Perilaku Konsumtif Kelas Menengah
2.      Purwartiningsih, Puri. 2014. Indonesia Konsumtif, Indonesia Tidak Produktif
3.      http://www.siperubahan.com/read/487/Indonesia-Konsumtif-Indonesia-Tidak-Produktif#sthash.KzNHnt7u.dpuf
4.      2013. Kebiasaan konsumtif masyarakat indonesia