Jumat, 19 Februari 2016

sisi lain anak jalanan


Sisi Lain Anak Jalanan

Pernahkan terlintas dalam pikiran Anda, lebih hebat manakah antara kita senang anak jalanan/ pengamen? Apakah kita yang lebih hebat ? bagi Anda jawaban demikian Anda salah besar. Tahukah Anda yang membuat jawaban kita itu salah?
Mungkin bila kita melihat orang jalanan / pengamen, mungkin yang selalu ada di benak kita adalah kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar, tapi ada suatu hal yang lebih berharga di balik semua itu. Anak jalanan/ pengamen mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk satu tujuan, yaitu mencari uang untuk hidup satu hari. Walaupun yang didapat sedikit, namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Bagaimana dengan kita? Kita tiap hari merasakan kekejaman dunia—hanya pada waktu tertentu saja, namun kita selalu gampang putus asa bila mengalami kegagalan, dan lebih parahnya lagi, kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punya saat ini. Sekarang, lebih hebat mana, kita ataukah anak jalanan?

Daftar pustaka:
Vanny, Chrisma W. 2011. Cerita Sebuah Pensil. Yogyakarta:Laksana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar